Aku tak lagi mengerti bagaimana membiarkanmu bermanja di sela-sela perbincangan. Kini aku bertanya-tanya kenapa kau selalu mengubah suaramu saat mengangkat telefonku. Aku tak mengingat cerita yang kau ceritakan beberapa menit yang lalu. Aku tak lagi ingin berada di sana, dimana kau menungguku. I'm forcing to fake a smile, baby. I don't know why. But i'm quite sure what's wrong with us. Somebody else says i shouldn't iqnore it, nor fake it, nor to keep it.
I'm no good for you anymore.
Thursday, 24 July 2008
Thursday, 10 July 2008
Enough is [never] Enough
Terlalu banyak informasi yang masuk di kepala gw dalam satu jam terakhir. Beberapa kabar buruk, semi buruk, lalu lumayan buruk, tiba tiba kabar baik sekali, kabar baik lagi, dan akhirnya gw mules.
Kondisi gw yang gak begitu fit siang ini mungkin membuat gw kewalahan menangani segala macam berita yang gak bisa gw filter lagi. Tadi malam gw bermimpi yang enggak-enggak. Gw terbangun setelah bermimpi menjadi penyiar televisi lokal yang membawakan prakiraan cuaca. Boy i'm beat! Rasanya koq kayak abis kalah di menit-menit akhir?.. Gemes tapi gak tau apa yg lu gemesin. Kesel tapi orang-orang disekitar lu justru mengumbar senyum ke elu. What's happening to me?
Perasaan mules udah hilang dari tadi, tapi gw tetap beranjak ke toilet, menutup dudukannya dan duduk bengong. Pengen rasanya ngebakar sebatang a-mild, tapi selain gw ngeri ketauan dan kena SP, gw juga gak bawa korek api. Good!
Mungkin gw perlu temen-temen gw. Gw perlu mereka di saat-saat begini. Memperhatikan candaan dan banyolan mereka biasanya bisa membangkitkan mood gw yang udah duluan terjun bebas menghempas lantai dasar gedung ini.
Gw butuh sesuatu. Sesuatu yang ada di balik pintu itu. Dekat sekali. Tapi aku tak memiliki kuncinya..
Kondisi gw yang gak begitu fit siang ini mungkin membuat gw kewalahan menangani segala macam berita yang gak bisa gw filter lagi. Tadi malam gw bermimpi yang enggak-enggak. Gw terbangun setelah bermimpi menjadi penyiar televisi lokal yang membawakan prakiraan cuaca. Boy i'm beat! Rasanya koq kayak abis kalah di menit-menit akhir?.. Gemes tapi gak tau apa yg lu gemesin. Kesel tapi orang-orang disekitar lu justru mengumbar senyum ke elu. What's happening to me?
Perasaan mules udah hilang dari tadi, tapi gw tetap beranjak ke toilet, menutup dudukannya dan duduk bengong. Pengen rasanya ngebakar sebatang a-mild, tapi selain gw ngeri ketauan dan kena SP, gw juga gak bawa korek api. Good!
Mungkin gw perlu temen-temen gw. Gw perlu mereka di saat-saat begini. Memperhatikan candaan dan banyolan mereka biasanya bisa membangkitkan mood gw yang udah duluan terjun bebas menghempas lantai dasar gedung ini.
Gw butuh sesuatu. Sesuatu yang ada di balik pintu itu. Dekat sekali. Tapi aku tak memiliki kuncinya..
Subscribe to:
Posts (Atom)

