Someone knock on my door tonight. Someone with an urn and fuckload of postcard.
Damn! Sulit ku mencerna bagaimana hal ini bisa terjadi. Kenapa kesal yang terasa saat vas debumu kuletakkan sendiri di mejaku? Siapa pula yang siap menyandingan debu duka dengan bunga segar beraroma asmara? Kini kemeja kuning terang ini harus lepaskan. Oh boy, i'm just going to iron my dark suit now.
Aku berpikir, tentang beberapa hal dalam hidupku yang tetap ambigu, bahkan tak terjawab hingga kini. Mengapa gelap tak kan pernah menakutkanku lagi?
Sekarang, kirimkan lagi aku postcard dari khayangan. Jangan, jangan tunda lagi, nanti aku keburu mati dan bertemu lagi denganmu. Aku tak mau itu.
Sunday, 15 June 2008
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


No comments:
Post a Comment