Sunday, 6 April 2008

Naughty boy, oh naughty boy.. What would you do next?

Anak bandel! Masuk ke kamarmu sekarang, dan pikirkan kembali apa yg telah kau lakukan!!

Tidak. Di sudut ruangan itu, bocah itu justru sedang merancang rencana berikutnya. Pikirannya melayang-melayang liar menembus dinding-dinding yang membatasi ruang geraknya, menghilangkan tirai yang mempersempit jarak pandangnya, seakan membawanya kembali menyatu dengan dunia gila di luar sana.

Ia tidak dibesarkan dengan segala keliaran ini. Ia tidak diajarkan untuk menjerumuskan diri sendiri ke lobang yang sama berkali-kali. Entahlah, dia memilih sendiri.

No comments: